Pengertian Sistem Informasi: Tujuan, Fungsi, Komponen, Ciri
Sistem informasi dari waktu ke waktu memberikan dampak yang
besar bagi kehidupan manusia dalam sehari-hari. Namun, apakah Anda telah
mengetahui pengertian sistem informasi?
Faktanya, masih banyak orang yang belum memahami memahami
sistem informasi itu sendiri. Hal ini masih dikatakan wajar karena istilah
sistem informasi memang belum terlalu umum, terlebih bagi masyarakat awam.
Pengertian Sistem Informasi
Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli
Para ahli memiliki pendapat yang berbeda dalam menanggapi
pengertian sistem informasi. Berikut beberapa pengertian menurut para ahli:
1. Mc Leod
Pengertian sistem informasi menurut Mc Leod
adalah suatu sistem yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan informasi
dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.
2. Erwan Arbie
Erwan Arbie berpendapat bahwa pengertian sistem
informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, bantuan, dan dukungan operasi. Sistem
ini bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu memfasilitasi
penyediaan laporan yang diperlukan.
3. O’Brien
O’Brien menyatakan bahwa pengertian sistem informasi
merupakan kombinasi dari setiap unit yang dikelola orang-orang, hardware
(perangkat keras), software (perangkat lunak), jaringan komputer, serta
jaringan komunikasi data (komunikasi), dan database (basis data) yang
mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi tentang bentuk organisasi.
4. John F Nash
Menurut John F Nash, pengertian sistem informasi merupakan
kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur, dan pengendalian
yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses
transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan
ekstern, dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.
5. Alter
sedangkan Alter memiliki pendapat tersendiri, pengertian
sistem informasi ialah sebagai tipe khusus dari sistem kerja dimana
manusia dan atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk
memproduksi produk tertentu dan atau jasa bagi pelanggan.
Apabila ingin mengetahui lebih lanjut mengenai sistem
informasi, berikut Tamilchill akan menguraikannya. Selain itu, baca juga
mengenai pengertian internet.
Tujuan Sistem Informasi
Tujuan dari sistem informasi adalah untuk menghasilkan
informasi. Sistem informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang
berguna bagi para penggunanya. Data yang diolah saja pun tidak cukup apabila
dikatakan sebagai suatu informasi. Untuk dapat berguna, maka harus tersedia
tiga pilar seperti berikut:
- Relevance:
Tepat kepada orangnya.
- Timeliness:
Tepat waktu
- Accurate:
Akurat atau tepat nilainya
Apabila tiga hal tersebut tidak terpenuhi, maka informasi
tidak dapat dikatakan berguna, melainkan sampah (garbage).
Fungsi Sistem Informasi
Berikut beberapa fungsi dari sistem informasi:
- Meningkatkan
aksesiblitas data secara efektif dan efisien kepada pengguna, tanpa dengan
perantara sistem informasi
- Menjamin
ketersediaan kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi
secara kritis
- Memperbaiki
produktivitas aplikasi pengembangan dan pemeliharaan sistem
- Menetapkan
investasi yang hendak diarahkan pada sistem informasi
- Mengantisipasi
dan memahami akan konsekuensi ekonomi
- Mengidentifikasi
kebutuhan mengenai keterampilan pendukung sistem informasi
- Mengembangkan
proses perencanaan yang efektif
Komponen Sistem Informasi
Sistem informasi memiliki beberapa komponen seperti dibawah
ini:
- Komponen
input: Data yang masuk ke dalam sistem informasi.
- Komponen
model: Kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang memproses
data yang tersimpan pada basis data dengan cara yang sudah di tentukan
untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
- Komponen
output: Hasil informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna
untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
- Komponen
teknologi: Alat dalam sistem informasi, teknologi digunakan dalam
menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data,
menghasilkan dan mengirimkan output, serta memantau pengendalian sistem.
- Komponen
basis data: Kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan di
dalam komputer dengan menggunakan software database.
- Komponen
kontrol: Komponen yang mengendalikan gangguan terhadap sistem
informasi.
Ciri-Ciri Sistem Informasi
Berikut ciri-ciri dari sistem informasi:
- Baru:
Informasi yang didapat adalah baru, dan segar bagi para penerima informasi
- Tambahan:
Informasi dapat diperbaharui atau memberi tambahan terhadap informasi yang
sebelumnya telah hadir
- Kolektif:
Informasi yang dapat menjadi suatu koreksi dari informasi yang salah
sebelumnya
- Penegas:
Informasi yang dapat mempertegas informasi yang sebelumnya telah ada
Contoh Sistem Informasi
Inilah sistem informasi dan contohnya:
1. Knowledge Work System
Sesuai dengan namanya, Knowledge Work System ini
merupakan jenis sistem informasi yang memuat berbagai informasi terbaru
mengenai ilmu pengetahuan.
Ilmu pengetahuan yang dimuat selanjutnya dapat diakses oleh
semua penggunanya dan digunakan untuk memecahkan berbagai macam masalah.
2. Office Automation System
Office Automation System adalah sistem yang
bertugas untuk menggabungkan beberapa peralatan IT dalam suatu jaringan dan
dipusatkan pada suatu server tertentu. Penggabungan peralatan IT dari anggota
atau pekerja bertujuan untuk mempermudah serta memberikan efisiensi dalam hal
komunikasi.
3. Transaction Processing System
Sistem informasi jenis ini biasanya digunakan pada
organisasi atau instansi yang melakukan kegiatan atau operasional tertentu
secara rutin. Contoh operasional rutin yang dimaksud adalah seperti melakukan
transaksi keuangan, registrasi ulang secara berkala, dan lain sebagainya.
Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menambah wawasan Anda
mengenai sistem informasi. Semoga dapat bermanfaat.
Comments
Post a Comment